Illustrasi

Sumatera – Seorang warga tepatnya di Dusun Tebat Lereh RT 03 RW 01, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam Sumatera Selatan, Rosnina, diketahui menyimpan kain panjang berusia 200 tahun. Kain tua itu memiliki panjang 2,5 meter dengan lebar 1 meter bermotif bunga- bunga yang dikombinasikan dengan lukisan daun dan kembang.

Menurut pemiliknya kain tersebut sudah diwariskan kepadanya yang merupakan generasi ketiga secara turun temurun, guna menghindari kerusakan, kain tersebut disimpan dalam lemari kayu dan dibungkus dengan plastik.

Berdasarkan sumber yang diolah dari antara, Rosnina sang pemilik kain tersebut mengatakan, ”Kami memang sudah memiliki tradisi mewariskan kain ini kepada setiap penyambung jalur keturunan khusus bagi perempuan saja. Untuk saat ini, saya merupakan generasi ketiga yang menerima warisan ini,” katanya.

Ditambahkannya, kain itu tidak memiliki kelebihan khusus, namun terdapat hiasan bagi keluarga puyang Serunting Sakti. Dia menyatakan, diperkirakan pembuatan kain warisan dengan umur 200 tahun tersebut sekitar tahun 1810. Namun belum jelas siapa pembuat dan dari negara mana.

Peneliti Balai Arkeologi Palembang, Kristantina Indriastuti, mengakui kain dengan umur ratusan tahun itu jarang ditemukan dan belum pernah dilakukan penelitian. Balai Arkeologi sendiri, belum pernah melakukan penelitian untuk peninggalan dalam bentuk kain, namun lebih terfokus dengan megalit, huruf ulu dan peninggalan prasejarah lainnya.